Install Theme

thomcurse.

Happiness only real when shared

Kicauan hati

Kumpulan kata terpendam dalam kepala
Menunggu waktu, memaksa keluar
Seperti bom waktu yang siap meledak

Tak seperti yang lain
Aku tak punya kawan tuk bercerita
Walaupun ada, tak pernah kuceritakan semuanya

Bagai gunung bawah laut
Tampak kecil dipermukaan, namun;
Kau tak akan tahu betapa besarnya jika tak menyelam kedalamnya

Seperti aku
Yang mereka nilai lewat kicauan di linimasa
Tak akan tahu apa yang sebenarnya ku rasa

Aku tak menyalahkan mereka
Tapi ini menyenangkan;
Bermain teka teki tentang isi hati

"Goodbyes are only for those who love with their eyes. Because for those who love with heart and soul there is no such thing as separation."

-Rumi

Rindu

Aku terbangun di pagi hari, dan
Aku merasa sangat tertarik padamu
Seperti udara yang ku hirup tiap hari
Seperti mentari yang selalu kutunggu hadirnya

Mungkin kah ini cinta?
Yang entah dari mana datangnya
Yang entah sejak kapan ia ada;
Bersemayam dalam hati

Mungkin sejak engkau disini?
Mungkin sejak kita saling bertatap?
Mungkin sejak kita saling bersapa?
Atau sejak aku sadar hadirmu bukanlah sesuatu yang bisa aku hiraukan begitu saja?

Ingin ku bersama mu sepanjang hari
Ingin ku berbincang dengan mu siang dan malam
Namun bukankah itu egois?;
Menginginkanmu hanya untuk ku.

Dan kini engkau berada entah dimana
Mungkin tenggelam bersama mentari dikala senja
Mungkin hilang bersama dinginnya gelap malam
Entah apa yang bisa kulakukan lagi selain merindu.

Rasa ini kembali hadir
Mungkin hanya sementara
Atau akan bertahan selamanya

Dia..
Bagai oase ditengah padang gurun
Bagai pelepas dahaga dikala haus

Namun..
Sepertinya harapan terlalu tinggi membumbung
Semua tak seperti yang diharapkan

Mungkin seperti biasanya;
Rasa ini hadir menyajikan harapan
Sebelum karam bersama impian

Aku

Yang mereka baca, kata sarkasme pada kritik ku.
Yang mereka lihat, tampilan ku yang urakan.
Yang mereka dengar, kalimat satir ku terhadap realita.

Tapi itulah aku kawan, bukan kau, kalian atau mereka.

Aku yang tak berias kepalsuan.
Aku yang tak bersyair kebohongan.
Aku yang tak berperan dalam kepura-puraan.

Ini aku kawan…
Yang akan tulus berteman dalam perbedaan kita.

Aku menemukanmu;
Atau mungkin aku memang berniat mencarimu?

Kita berjumpa lewat untaian kata.
Tak saling bertatap, namun saling mengingat.

Waktu yang lama berlalu pun tak mudah tuk menghapus kenangan masa lalu.

Nostalgia tak terhindarkan
Asa kembali di rajut tuk menyambung kisah yang sempat terputus.

Namun sejengkal jurang menghadang tepat di depan.

Realita.

Realita yang membuat aku berhenti sejenak dan menghela nafas.

Realita yang menjadi dinding pemisah yang tak terlihat.

Realita yang membuat asa kembali tertunduk ke bumi setelah terbang mengangkasa.

Namun terlepas dari itu semua, senang engkau tetap mengingatku.

"If you want to sell a lie,you get the press to sell it for you"

-Argo (2012)

"Laki-laki tidak menangis, tapi hatinya berdarah."


Tiap tetesnya mengandung arti.
Mengalir tenang dalam sanubari.
Untuk seseorang yang sangat berarti;
Ku tetes kan air mata hati.


Untuk nenek kami tercinta yang telah mengakhiri perjalanannya di dunia, menuju surga.

Tiap tetesnya mengandung arti.

Mengalir tenang dalam sanubari.

Untuk seseorang yang sangat berarti;

Ku tetes kan air mata hati.

Untuk nenek kami tercinta yang telah mengakhiri perjalanannya di dunia, menuju surga.

© thomcurse.

Theme by Dubious Radical